FAKULTAS Pertanian Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar termasuk salah satu fakultas pertanian terbesar di kawasan timur Indonesia, terutama kalau dilihat dari jumlah mahasiswanya. Dekan Fakultas Pertanian Unismuh Makassar Ir HM Saleh Molla MM, mengatakan, mereka kini membina sekitar 2.500 mahasiswa. (Foto: Asnawin)
Kamis, 09 Oktober 2014
Senin, 06 Oktober 2014
Standar Nasional Pendidikan Tinggi: Kurangi Maba dan Perbarui Kurikulum
Pemerintah tidak henti-hentinya mengeluarkan peraturan dan semacamnya untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian pada masyarakat. Yang paling anyar, yaitu Permendikbud Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), yang ditetapkan pada 9 Juni 2014, dan diundangkan pada 11 Juni 2014. (Foto: Asnawin)
Mahasiswa Pascasarjana Diberi Beban 72 SKS
Jumlah SKS (satuan kredit semester) bagi mahasiswa Program Magister (S2) dan mahasiswa Program Doktor (S3) masing-masing sebesar 72 SKS. Jumlah (72 SKS) tersebut menyesuaikan dengan Capaian Pembelajaran (CP) keterampilan umum sebagaimana tertera dalam lampiran Permendikbud Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), yang merujuk pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Hidup Sederhana Setelah Jadi Pejabat
DEKAN Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unismuh Makassar, Dr H Mahmud Nuhung, tampil sebagai khatib Shalat Idul Adha 1435 H, di Halaman Gedung PWI Sulsel, Jl AP Pettarani 31, Makassar, Ahad, 5 Oktober 2014. Ustadz Mahmud Nuhung membawakan ceramah berjudul "Tiga Semangat Umat Islam dalam Mencegah Kehancuran Umat & Bangsa." (Foto: Asnawin).
Minggu, 21 September 2014
Unismuh Makassar Semakin “Go Internasional”
Universitas Muhammadiyah Makassar kini semakin “go intenasional”. Itu antara lain dibuktikan dengan keberhasilan mahasiswa Unismuh Makassar lolos seleksi dan mengikuti lomba debat internasional United Asian Debating Championship (UADC) di Singapura (2014), serta banyaknya kerjasama yang dilakukan Unismuh Makassar dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga internasional. (Foto: Asnawin)
Jumat, 19 September 2014
Deng Ical Menolak Jadi Dosen
Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical, ternyata pernah terpaksa mengembalikan uang negara, karena menolak jadi dosen. Ketika kuliah di Unhas (Universitas Hasanuddin, jurusan Ilmu Komunikasi) Makassar, pria kelahiran Selayar, 30 Juni 1973, berhasil memperoleh beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), dengan perjanjian setelah kuliah dirinya harus bersedia menjadi dosen tetap di Unhas.
Kamis, 18 September 2014
“Kelas Jauh” No, Pendidikan Jarak Jauh Yes
Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof Mansyur Ramly, mengatakan, Pendidikan Jarak Jauh merupakan proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi. Tujuan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh yaitu memberikan layanan pendidikan tinggi kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler, serta untuk memperluas akses dan mempermudah layanan pendidikan tinggi dalam pendidikan dan pembelajaran. (Foto: Asnawin)
Selasa, 16 September 2014
Penawaran Beasiswa Rp 1 Juta per Bulan per Mahasiswa
Mahasiswa yang membutuhkan tambahan biaya dan atau ingin menjadi perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI), kini mendapatkan peluang besar untuk memperoleh beasiswa sebesar Rp 1 juta per bulan per mahasiswa. Selain beasiswa sebesar Rp 1 juta per bulan, mahasiswa juga masih akan mendapatkan bantuan biaya penulisan skripsi sebesar Rp 2 juta. (int)
Sabtu, 24 Mei 2014
Indonesia Kesulitan Siapkan Tenaga Kerja Terampil

SEMINAR NASIONAL. Dari kiri ke kanan, Causa Iman Karana (berdiri), Prof Dr Ahmad Erani Yustika (duduk tengah), dan Mohammad Faisal, tampil sebagai pembicara pada Seminar Nasional bertema “Arah Ekonomi Merah Putih, ASEAN Economic Community, Tantangan atau Peluang?”, yang dilaksanakan Study Club Ilmiah (SCI) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya, di Hotel Mercure Regency, Jl Dg Tompo Makassar, Sabtu, 24 Mei 2014. (Foto: Asnawin)
Jumat, 23 Mei 2014
Asuransi Jiwasraya Tantang Mahasiswa STIEM Bongaya
KULIAH UMUM. Ketua STIEM Bongaya Makassar Dr Muh Jusuf Radja, memberikan sambutan pada kuliah umum yang dirangkaikan penandatanganan perjanjian kerjasama antara STIEM Bongaya dengan PT Asuransi Jiwasraya, di Kampus STIEM Bongaya, Jl Mappaoddang, No 28, Makassar, Rabu, 21 Mei 2014. (Foto: Ashri/Harian Fajar Makassar)
Kamis, 15 Mei 2014
STIEM Bongaya - Penerbit Andi Yogyakarta Jalin Kerjasama
Ketua STIEM Bongaya Drs Muhammad Jusuf Radja MSi, dan Direktur Penerbitan Andi Yogyakarta Joko Irawan Mumpuni, menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) antara STIEM Bongaya dengan Penerbit Andi Yogyakarta dalam bidang Pencitraan Kampus, di Kampus STIEM Bongaya, Jl Mappaoddang, Makassar, Rabu, 14 Mei 2014. (Foto: Asnawin)
Minggu, 11 Mei 2014
100 Mahasiswa STIEM Bongaya KKL di Makassar dan Bantaeng
Ketua Panitia KKL Angkatan XXIX, Drs H Lessi Muhammad Djen MM (paling kanan), foto bersama Sekretaris Panitia Andi Muhammad Syahrum SE MSi (paling kiri), dan Humas STIEM Bongaya Dr Ansir Launtu, saat rehat acara pembekalan KKL, di Kampus STIEM Bongaya, Jl Mappaoddang, Makassar, Sabtu, 10 Mei 2014. (Foto: Zakiyah Taqiyah)
Sabtu, 19 April 2014
STIE Mujahidin Terima Beasiswa Bidikmisi
DI BAWAH kepemimpinan Dr Aminuddin SE MSi, STIE Mujahidin Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengalami banyak kemajuan dan meraih sejumlah prestasi, antara lain berhasil mendapatkan beasiswa Bidikmisi Tahun Akademik 2014/2015, dari Kemendikbud RI, sebagai perguruan tinggi yang memiliki program studi terakreditasi B. (Foto: Asnawin)
Langganan:
Postingan (Atom)











